LUBUK LINGGAU – Sebuah rumah toko (ruko) milik warga di Jalan Jenderal Sudirman RT 06, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, Kota Lubuk Linggau, dilaporkan mengalami kebakaran pada Kamis malam (26/2/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik dari perangkat elektronik di dalam ruko.
Kapolsek Lubuk Linggau Barat, IPTU Zendra Kurniawan, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kebakaran.
“Personel Polsek Lubuk Linggau Barat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan monitoring di tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Ruko tersebut diketahui milik Candra Wati alias Aphang (63), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di lokasi tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 20.00 WIB ketika pemilik rumah yang berada di lantai dua selesai mandi dan melihat kobaran api muncul dari area dapur.
Melihat api mulai membesar, korban langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar oleh anaknya, Stevie Chandra (34), yang saat itu berada di kamar mandi. Setelah keluar, ia melihat api sudah membesar di sekitar bagian samping kulkas.
Stevie kemudian bergegas turun ke lantai satu, membuka rolling door toko, dan berteriak meminta bantuan warga sekitar. Salah seorang warga yang berada di lokasi, Aldi (26), pedagang bakso yang berjualan tidak jauh dari tempat kejadian, segera membantu memadamkan api.
Namun karena api semakin membesar, warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Lubuk Linggau untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Setelah upaya pemadaman yang melibatkan petugas damkar dan warga sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dari kulkas yang masih tersambung dengan aliran listrik di dalam ruko tersebut.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
Kapolsek menambahkan bahwa hingga kegiatan monitoring dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) selesai sekitar pukul 23.00 WIB, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penggunaan peralatan elektronik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.
